Darul Arqam Dasar IMM UMKLA 2025: Menyemai Kader Pencerah dengan Growth Mindset
Klaten – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) sukses menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai pintu gerbang formal proses perkaderan. Kegiatan yang mengusung tema “Kader Militan dan Kritis” ini dilaksanakan pada Jumat–Minggu, 28–29 November 2025, bertempat di Gedung Pertemuan PIAUD dan SMK Muhammadiyah 2 Jatinom.
DAD tahun ini dirancang sebagai pembinaan intensif untuk menumbuhkan karakter kader yang militan, kritis, dan memiliki growth mindset yang relevan dengan tantangan zaman. Peserta dari berbagai komisariat hadir dengan antusias, mencerminkan semangat belajar yang kuat dan kesiapan mengikuti proses transformasi nilai.
Sejak pembukaan kegiatan yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan panitia, peserta diarahkan untuk memahami bahwa DAD bukan sekadar agenda rutinitas organisasi. DAD adalah proses penempaan ideologis, intelektual, dan moral-spiritual yang akan menjadi fondasi gerak perjuangan kader IMM ke depan. Sesi ice breaking kemudian menghangatkan suasana dan membangun kekompakan antarpeserta.
Rangkaian Materi Inti
Peserta menerima berbagai materi strategis yang dikemas dialogis dan aplikatif, antara lain: Ideologi dan Manhaj Muhammadiyah, materi ini membahas dasar-dasar gerakan Muhammadiyah serta posisi IMM sebagai garda intelektual dalam dakwah pencerahan. Militansi dihadirkan bukan sebagai sikap keras, melainkan komitmen kokoh terhadap nilai kebenaran dan kemajuan.
Materi kedua, Ke-IMM-an. Peserta diajak menelusuri sejarah IMM, trilogi IMM, dan watak gerakan yang harus dijaga oleh setiap kader. Materi ini memperkuat kesadaran bahwa IMM adalah gerakan mahasiswa Islam yang intelektual, kritis, dan transformatif.
Adapun pada materi ketiga, Leadership dan Growth Mindset. Pembekalan ini menekankan pentingnya kepemimpinan adaptif serta pola pikir berkembang untuk menghadapi dinamika kontemporer. Peserta dilatih untuk tidak hanya kritis terhadap persoalan, tetapi juga kreatif dalam menawarkan solusi.
Sementara pada materi keempat adalah Diskusi Kritis dan Simulasi Peran. Melalui forum diskusi, peserta mengasah kemampuan analisis isu, berpikir sistematis, serta keberanian menyampaikan argumen. Sesi ini menjadi salah satu yang paling interaktif dan mendapatkan respons antusias dari peserta.
Di sela penyampaian materi, peserta mengikuti kegiatan spiritual seperti tadarus, muhasabah, dan ibadah berjamaah sebagai pengingat bahwa ketajaman intelektual harus seiring dengan keteduhan spiritual.
Suasana Kekaderan yang Hangat dan Dinamis
Selama kegiatan, suasana kekaderan terasa hangat, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. Peserta saling mendukung dalam proses belajar, sementara para instruktur memberikan pendampingan dengan pendekatan dialogis dan penuh motivasi. Banyak peserta mengaku bahwa DAD memberi pengalaman berharga dan mendorong mereka untuk lebih aktif berkontribusi dalam gerakan IMM maupun masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi akhir dan penegasan bahwa seluruh peserta telah menunjukkan perkembangan yang baik dalam pemahaman materi, kemampuan berdiskusi, serta kesiapan melanjutkan jenjang perkaderan berikutnya.
Harapan Pasca Kegiatan
Melalui DAD ini, peserta diharapkan mampu menjadi kader Muhammadiyah yang berkomitmen, disiplin, dan berkepribadian Islam; mengembangkan sikap kritis yang konstruktif terhadap berbagai persoalan masyarakat; Membangun growth mindset yang terbuka pada perubahan dan peningkatan kapasitas diri, serta berperan aktif sebagai agen perubahan dalam gerakan IMM dan dakwah kemanusiaan.
Dengan demikian, Darul Arqam Dasar IMM UMKLA tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga momentum rekonstruksi nilai bagi kader muda untuk melangkah lebih jauh dalam perjuangan pencerahan.
Dengan selesainya rangkaian kegiatan ini, IMM UMKLA kembali menegaskan komitmennya sebagai kawah candradimuka kader berkemajuan yang siap menjawab tantangan zaman. DAD bukan hanya ruang pelatihan, tetapi ruang lahirnya para aktivis muda yang berpikir kritis, bergerak solutif, dan menjaga nilai-nilai Islam berkemajuan. Kehadiran kader-kader baru ini diharapkan menjadi energi segar bagi IMM UMKLA dalam memperluas gerakan dakwah pencerahan, baik di kampus, masyarakat, maupun ruang-ruang strategis lainnya menuju terwujudnya generasi unggul yang membawa maslahat bagi umat dan bangsa.
