Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam UMKLA Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Klaten – Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, bertempat di Kampus Universitas Muhammadiyah Klaten.

Asesmen Lapangan ini menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Dr. Nur Kholik Afandi, M.Pd dari UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dan Prof. Dr. Nor Hasan, M.Ag dari UIN Madura. Kehadiran para asesor menjadi bagian penting dalam menilai mutu penyelenggaraan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam secara komprehensif.

Selama dua hari pelaksanaan, rangkaian asesmen meliputi pembukaan, klarifikasi dan verifikasi dokumen akreditasi, wawancara dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Selain itu, asesor juga melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Asesmen Lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen akreditasi yang telah disusun dengan kondisi nyata di lapangan, sekaligus menilai implementasi tridarma perguruan tinggi, tata kelola program studi, sumber daya manusia, serta capaian pembelajaran lulusan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam UMKLA.

Pimpinan Universitas Muhammadiyah Klaten menyampaikan bahwa pelaksanaan Asesmen Lapangan ini merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi dan penguatan mutu program studi. Proses asesmen diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam agar semakin adaptif terhadap tantangan pendidikan Islam kontemporer.

Melalui Asesmen Lapangan ini, UMKLA menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mencetak lulusan Pendidikan Agama Islam yang unggul, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.