UMKLA Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Lewat Posyandu “Troli Sejiwa”
Klaten – Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Pemerintah Kecamatan Wedi, Puskesmas Wedi, dan Pemerintah Desa Trotok secara resmi mencanangkan Posyandu Jiwa “Troli Sejiwa” (Trotok Peduli Kesehatan Jiwa) pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Trotok, Kecamatan Wedi, Klaten.
Kegiatan ini ditandai dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama oleh para pemangku kepentingan yang hadir, di antaranya Camat Wedi Widaya, S.H., M.Si, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Pipit Danarhadi, Kepala Puskesmas Wedi dr. Wahyu Ciptadi, Kepala Desa Trotok Haji Samanto Bandriyo, Setianingsih, S.Kep., Ns., MPH selaku Kaprodi Profesi Ners UMKLA serta Dr. Retno Yuli Hastuti, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Jiwa selaku Tim Dosen Keperawatan Jiwa UMKLA.
Acara dihadiri sekitar 70 undangan yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, Kecamatan Wedi, Puskesmas Wedi (Kepala Puskesmas, penanggung jawab kesehatan jiwa, bidan desa), Pemerintah Desa Trotok (kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mahasiswa profesi Ners bersama Kaprodi dan dosen Keperawatan Jiwa, serta pasien dengan gangguan jiwa sebagai peserta Posyandu Jiwa.
Wadah Pelayanan Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat
Posyandu Jiwa “Troli Sejiwa” dideklarasikan sebagai wadah pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat yang bertujuan memberikan pendampingan, asuhan keperawatan jiwa, serta edukasi kesehatan jiwa secara berkelanjutan.
Dalam sambutan Setianingsih selaku Kaprodi Profesi Ners UMKLA, bahwa salah satu kegiatan mahasiswa Profesi Ners UMKLA adalah melaksanakan praktik klinik keperawatan jiwa di masyarakat dengan kompetensi memberikan asuhan keperawatan jiwa bagi pasien dengan gangguan jiwa di rumah dan keluarga, sekaligus melakukan edukasi kesehatan jiwa di lingkungan masyarakat. Posyandu Jiwa menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari kompetensi tersebut.
Kepala Desa Trotok menyampaikan apresiasi atas kontribusi UMKLA yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Camat Wedi dan Kepala Puskesmas Wedi turut menyambut baik kerja sama ini serta menyatakan kesiapan untuk terus menerima mahasiswa praktikan dalam kegiatan serupa maupun program kesehatan lainnya. Desa Trotok siap mendukung keberlanjutan pelaksanaan dari Posyandu Jiwa di Desa Trotok.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi UMKLA dalam mendukung pembangunan kesehatan, khususnya kesehatan jiwa di Kabupaten Klaten. Disebutkan bahwa pembentukan Posyandu Jiwa ini bukanlah yang pertama kalinya dilakukan oleh mahasiswa Profesi Ners UMKLA, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan institusi dalam penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.
Kesehatan Jiwa untuk Martabat Manusia Seutuhnya
Dr. Retno Yuli Hastuti, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Jiwa selaku Tim Dosen Keperawatan Jiwa menyampaikan bahwa kesehatan jiwa merupakan hak sekaligus kebutuhan setiap individu. Anggota masyarakat yang telah mengalami gangguan jiwa wajib mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa agar dapat meningkatkan kemampuan dan martabatnya sebagai manusia seutuhnya.
Pendekatan yang digunakan adalah konsep JOSSSS (Jagongi, Obati, Sambangi, Srawungi sampai Sehat), yang menekankan pendampingan aktif, pengobatan, kunjungan, interaksi sosial, hingga tercapai kondisi sehat secara optimal. Melalui pendekatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli dan bersama-sama mewujudkan kesehatan yang menyeluruh.
Melalui program Profesi Ners, UMKLA menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menyehatkan jiwa masyarakat Kabupaten Klaten, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun layanan kesehatan berbasis komunitas yang berkelanjutan.
